Minggu, 07 Juni 2015
Adu domba adu domba mengadu domba
Domba dipertaruhkan
Adu domba adu domba mengadu domba
Domba dipertaruhkan
Demi keuntungan domba jadi korban
(Diadu domba)
Demi kesenangan domba kesakitan
(Diadu domba)
Adu domba adu domba mengadu domba
Domba dipertaruhkan
Adu domba adu domba mengadu domba
Domba dipertaruhkan
Domdomba domba, babadom domba
(Adu domba)
Domdomba domba, babadom domba
(Adu domba)
Domdomba domba, babadom domba
Sayang-sayang seribu kali
Domba-domba tak menyadari
Kasihan aduhai kasihan
Domba-domba pun bermusuhan
Hentikanlah hentikan itu kedhaliman
Janganlah dan janganlah kau mengadu domba
Adu domba adu domba mengadu domba
Sungguh suatu dosa
Adu domba adu domba mengadu domba
Perbuatan tercela
Demi keuntungan domba jadi korban
(Diadu domba)
Demi kesenangan domba kesakitan
(Diadu domba)
Adu domba adu domba mengadu domba
Domba dipertaruhkan
Adu domba adu domba mengadu domba
Domba dipertaruhkan
Domdomba domba, babadom domba
(Adu domba)
Domdomba domba, babadom domba
(Adu domba)
Domdomba domba, babadom domba
Jadilah seorang gembala
Di antara kawanan domba
Binalah dan peliharalah
Kerukunan antara domba
Bila ada orang suka memecah belah
Maka dia dikatakan pengadu domba
Adu domba adu domba mengadu domba
Domba dipertaruhkan
Adu domba adu domba mengadu domba
Domba dipertaruhkan
Demi keuntungan domba jadi korban
(Diadu domba)
Demi kesenangan domba kesakitan
(Diadu domba)
Adu domba adu domba mengadu domba
Sungguh suatu dosa
Adu domba adu domba mengadu domba
Perbuatan tercela
Adu domba
Lima miliar telah terbilang
Anak Adam serta Hawa
Lima miliar telah berkembang
Menjadi aneka bangsa
Dijadikan oleh Tuhan agar saling mengenali
Dijadikan oleh Tuhan sebagai khalifah di bumi
Mencipta kedamaian, tegakkan keadilan
(Mencipta kedamaian, tegakkan keadilan)
Menata dunia ini bagaikan surgawi
Menata dunia ini aman dan lestari
Namun tak pernah padam, sesama anak Adam
Kobarkan peperangan, mengadu kekuatan
Bagaikan uji coba, ampuhnya oh senjata
Yang sedang dilombakan, yang sedang dibanggakan
Hilanglah fitrah manusia
Agar saling mengenali
Hilanglah fitrah manusia
Sebagai khalifah di bumi
Mencipta kedamaian, tegakkan keadilan
(Mencipta kedamaian, tegakkan keadilan)
Menata dunia ini bagaikan surgawi
Menata dunia ini aman dan lestari
Sabtu, 06 Juni 2015
Seratus tiga puluh lima juta
Penduduk Indonesia
Terdiri dari banyak suku-bangsa
Itulah Indonesia
Ada Sunda, ada Jawa
Aceh, Padang, Batak
Dan banyak lagi yang lainnya
Seratus tiga puluh lima juta
Penduduk Indonesia
Terdiri dari banyak suku-bangsa
Itulah Indonesia
Janganlah saling menghina
Satu suku-bangsa dengan lainnya
Karena kita satu bangsa
Dan satu bahasa Indonesia
Bhinneka Tunggal Ika
Lambang negara kita Indonesia
Walaupun bermacam-macam aliran
Tetapi satu tujuan
Seratus tiga puluh lima juta
Penduduk Indonesia
Terdiri dari banyak suku-bangsa
Itulah Indonesia
Betawinya, Makassarnya
Bugis, Ambon, Dayak
Dan banyak lagi yang lainnya
Seratus tiga puluh lima juta
Penduduk Indonesia
Terdiri dari banyak suku-bangsa
Itulah Indonesia
Penduduk Indonesia
Terdiri dari banyak suku-bangsa
Itulah Indonesia
Ada Sunda, ada Jawa
Aceh, Padang, Batak
Dan banyak lagi yang lainnya
Seratus tiga puluh lima juta
Penduduk Indonesia
Terdiri dari banyak suku-bangsa
Itulah Indonesia
Janganlah saling menghina
Satu suku-bangsa dengan lainnya
Karena kita satu bangsa
Dan satu bahasa Indonesia
Bhinneka Tunggal Ika
Lambang negara kita Indonesia
Walaupun bermacam-macam aliran
Tetapi satu tujuan
Seratus tiga puluh lima juta
Penduduk Indonesia
Terdiri dari banyak suku-bangsa
Itulah Indonesia
Betawinya, Makassarnya
Bugis, Ambon, Dayak
Dan banyak lagi yang lainnya
Seratus tiga puluh lima juta
Penduduk Indonesia
Terdiri dari banyak suku-bangsa
Itulah Indonesia
Lirik lagu: 1001 Macam
Seribu satu macam itu bidang pekerjaan
Dari jadi pengamen sampai jadi seorang presiden
Seribu satu macam cara orang mencari makan
Dari menjual koran sampai menjual kehormatan
Ada cara yang halal, ada cara yang haram
Silakan mau pilih cara mana
Namun semua cara ada tanggung jawabnya
Di hadapan Tuhan dan manusia
Seribu satu macam itu bidang pekerjaan
Dari jadi pengamen sampai jadi seorang presiden
Seribu satu macam cara orang mencari makan
Dari menjual koran sampai menjual kehormatan
Banyak orang berkata
Dalam mencari nafkah
Cari yang haram saja sudah susah
Apalagi yang halal
(Jangan didengar
Jangan didengar itu sangat tidak benar
Hu, jangan didengar itu sangat tidak benar)
Banyak orang berkata
Yang jujur pasti hancur
Karena zaman ini sudah edan
Jujur tidak makan
(Zaman yang edan
Zaman yang edan kita jangan jadi syetan
Hu, zaman yang edan kita jangan jadi syetan)
Siapa meninggalkan yang haram
Karena takut kepada Tuhan
Pasti baginya kan digantikan
Rizki yang halal dan digandakan
Insya Allah
Seribu satu macam
Dari jadi pengamen sampai jadi seorang presiden
Seribu satu macam cara orang mencari makan
Dari menjual koran sampai menjual kehormatan
Ada cara yang halal, ada cara yang haram
Silakan mau pilih cara mana
Namun semua cara ada tanggung jawabnya
Di hadapan Tuhan dan manusia
Seribu satu macam itu bidang pekerjaan
Dari jadi pengamen sampai jadi seorang presiden
Seribu satu macam cara orang mencari makan
Dari menjual koran sampai menjual kehormatan
Banyak orang berkata
Dalam mencari nafkah
Cari yang haram saja sudah susah
Apalagi yang halal
(Jangan didengar
Jangan didengar itu sangat tidak benar
Hu, jangan didengar itu sangat tidak benar)
Banyak orang berkata
Yang jujur pasti hancur
Karena zaman ini sudah edan
Jujur tidak makan
(Zaman yang edan
Zaman yang edan kita jangan jadi syetan
Hu, zaman yang edan kita jangan jadi syetan)
Siapa meninggalkan yang haram
Karena takut kepada Tuhan
Pasti baginya kan digantikan
Rizki yang halal dan digandakan
Insya Allah
Seribu satu macam
Langganan:
Komentar (Atom)